JAKARTA – Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI), Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si., menekankan pentingnya lima karakter utama dalam kepemimpinan nasional untuk menghadapi tantangan geopolitik global. Karakter-karakter tersebut meliputi: Negarawan, Berwawasan Global, Solutif, Mengutamakan Kepentingan Nasional, dan Kolaboratif.

<p“Sebagai kader pimpinan nasional, diharapkan Anda semua dapat mengembangkan karakter utama kepemimpinan, yaitu pertama, negarawan yang mengedepankan nilai-nilai kebangsaan berdasarkan empat konsensus dasar bangsa,” ujar Ace dalam sambutannya pada Upacara Pembukaan Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N) LXIX di Gedung Pancagatra Lemhannas RI pada Selasa (13/1/2026).
Ace melanjutkan, karakter kedua adalah berwawasan global, yang mencakup pemahaman mendalam tentang geopolitik dan dampaknya terhadap dinamika bangsa. Karakter ketiga berfokus pada kemampuan untuk memahami program serta kebijakan strategis nasional, sembari memberikan gagasan yang solutif dan strategis.
Karakter keempat adalah kapasitas untuk mengambil kebijakan strategis yang sesuai dengan kepentingan nasional serta cita-cita pemerintah. Terakhir, karakter kelima menuntut pemimpin nasional untuk memiliki kemampuan berkolaborasi dan berkoordinasi secara efektif.
Untuk itu, selama lima setengah bulan ke depan, peserta akan menerima materi tentang wawasan kebangsaan, kepemimpinan nasional, ketahanan nasional, geopolitik, dan geostrategis menggunakan pendekatan asta gatra.
<p“Melalui pendidikan ini, para peserta akan dilatih dan dibekali pengetahuan sebagai kader pimpinan tingkat nasional yang berkarakter negarawan, berpikir holistik, integral, dan komprehensif, serta menampilkan moral dan etika kebangsaan dengan integritas dan profesionalisme,” tambah Ace.
Menutup sambutannya, Ace mengucapkan selamat kepada semua peserta dan berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang luas.
<p“Semoga pendidikan ini memberikan manfaat besar, tidak hanya bagi individu peserta, tetapi juga bagi lembaga, masyarakat, dan bangsa Indonesia yang kita cintai,” kata Ace.
Kegiatan yang bertema “Pemantapan Kapasitas Pimpinan Tingkat Nasional Guna Mendukung Asta Cita dalam rangka Mewujudkan Indonesia Emas 2045” ini diikuti oleh 110 peserta, terdiri dari TNI AD 25 orang, AL 13 orang, AU 10 orang, Polri 28 orang, kementerian 8 orang, lembaga negara 6 orang, lembaga pemerintahan non-kementerian 8 orang, pemerintah daerah 1 orang, non-pemerintahan 5 orang, dan enam peserta dari negara sahabat, yaitu Australia, India, Kamboja, Malaysia, dan Timor Leste.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Wakil Gubernur Lemhannas RI Laksdya TNI Edwin S.H., M.Han., M.H.; Sekretaris Utama Komjen Pol. Drs. R.Z. Panca Putra S., M.Si.; Deputi Pendidikan Marsda TNI Ir. Bob Henry Panggabean, M.I.P.; Plt. Deputi Kebangsaan Mayjen TNI Raden Djaenudin Selamet, S.E.; Plt. Deputi Pengkajian Strategik Mayjen TNI (Mar) Ipung Purwadi, M.M.; serta para pejabat struktural dan perwakilan tenaga ahli pengajar dan profesional dari Lemhannas RI. (PERS)



