7.4 C
New York
Kamis, Januari 15, 2026

Buy now

spot_img

Jelajah Singapura: Pimpinan Daerah KPPD Lemhannas RI Cari Inovasi Pembangunan

JAKARTA – Rombongan pemimpin daerah yang mengikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Angkatan II Tahun 2025 dari Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) sedang melakukan studi lapangan di Singapura. Kegiatan ini berlangsung dari 9 hingga 15 November 2025, di mana para pemimpin masa depan bangsa mendalami berbagai aspek penting yang telah mendorong kemajuan pesat negara Singa tersebut.

Perjalanan ini merupakan kelanjutan dari pembekalan yang telah mereka terima di Jakarta, yang menekankan pada nilai-nilai kepemimpinan yang berintegritas dan penguatan wawasan kebangsaan. Saat ini, perhatian mereka beralih pada sesi pembelajaran strategis yang lebih mendalam di Lee Kuan Yew School of Public Policy – National University of Singapore (LKYSPP–NUS).

Di institusi terkemuka ini, para pemimpin daerah mendapatkan kesempatan untuk mendengarkan langsung dari tokoh dan pakar terkemuka Singapura. Sesi dibuka oleh Mr. Chan Chun Sing, Menteri Koordinasi Pelayanan Publik dan Menteri Pertahanan Singapura, yang memberikan wawasan mengenai arah kebijakan dan sistem pertahanan negara. Selain itu, Prof. Lim Siong Guan menjelaskan mengenai tata kelola yang efektif melalui presentasinya bertajuk ‘Governance, Leadership, and Accountability: Singapore’s Experience’.

Studi ini juga meliputi pembahasan mengenai keberlanjutan lingkungan oleh Colin Goh, yang menyampaikan presentasi mengenai ‘Clean, Green, and Blue: Singapore’s Environmental Sustainability Journey’. Sementara itu, transformasi digital yang menjadi kunci keberhasilan Singapura dibahas oleh Prof. Yaacob Ibrahim dalam sesi berjudul ‘Midpoint Learning Reflections and Digital Transformation in Singapore’. Di samping itu, Prof. Fong Chun Wah menjelaskan kisah sukses perumahan publik di Singapura yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup melalui presentasinya ‘Singapore’s Public Housing Story: Live Well, Live Green, Live Connected’.

Sistem kesehatan yang efisien diperkenalkan oleh Dr. Ng Yeuk Fan melalui pemaparannya ‘Healthcare System in Singapore: A Whole System Approach’. Di sisi lain, Ms. Chan Lai Fung membagikan pengalaman Singapura dalam bidang pendidikan dalam presentasi ‘Education: Singapore’s Experience’, dan Prof. Lawrence Loh membahas kemitraan publik-swasta dalam ‘Public-Private Partnership: Insight on Governance and Sustainability with Applications in Indonesia and Singapore’.

Program ini dirancang tidak hanya untuk memperluas pengetahuan para peserta, tetapi juga untuk merangsang lahirnya inovasi dalam pembangunan daerah. Dengan menyaksikan langsung praktik tata kelola pemerintahan yang unggul, diharapkan Singapura dapat menjadi inspirasi bagi para peserta dalam menciptakan kemajuan di wilayah mereka masing-masing. Kesempatan ini adalah peluang emas untuk memahami strategi pembangunan nasional, kepemimpinan visioner, dan transformasi kebijakan publik yang menjadi pendorong kemajuan.

Para peserta diharapkan dapat merasakan pentingnya konsistensi dalam kebijakan dan kepemimpinan yang efektif. Melihat transformasi Singapura dari negara berkembang menjadi pusat ekonomi dan inovasi global memberikan inspirasi mendalam tentang fondasi kemajuan yang kuat.

Lebih dari sekadar teori kepemimpinan, rombongan ini juga menyaksikan penerapan praktik pengelolaan sampah terintegrasi di Singapura yang mengubah limbah menjadi energi listrik ramah lingkungan. Ini adalah bukti nyata dari penerapan prinsip pembangunan berkelanjutan yang efisien dan berdampak positif bagi kualitas hidup masyarakat.

Pada sesi-sesi lainnya, para pemimpin daerah diperkenalkan pada sistem pemerintahan digital dan layanan kesehatan publik yang transparan serta responsif. Pendekatan integratif antara kebijakan, teknologi, dan pelayanan publik ini dapat menjadi cetak biru yang inspiratif untuk memperkuat sistem pemerintahan daerah di Indonesia.

Dari pengalaman kunjungan ini, diharapkan semangat kepemimpinan transformasional, inovasi kebijakan publik, serta praktik terbaik dalam pengelolaan sumber daya berkelanjutan yang dipelajari di Singapura dapat diimplementasikan untuk mempercepat pembangunan di daerah masing-masing. Ini merupakan sebuah amanah besar yang harus dijalankan dengan sepenuh hati. (PERS)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles